Langsung ke konten utama

my lik diyu

hei..
third post on 25 mei 2010.

being addicted. hehee.

i have an aunt, sodara jauh actually.
my grandma sister's daughter.
i call her lik diyu. lik for bulik-> bude cilik *java language* and diyu is her name. just diyu. diyu doang.

i spend my holiday in home with her. she always accompany me with her jokes, whic hit my mood.

scene one:

LD: "mba, enak perkedelnya"
B : " iya lik tadi udah makan dua, enak.." eating inpatient and greedy.sambil nyocol sambel
"yaaah lik sambelnya jatoh ke lante."
LD: ambil owh. make perkedelnya.
B : e ???



scene two:


LD: "mba, ko kotak yang biasanyamba mbil duit itu namanya apa?"
B : "ATM,kenapa?"
LD: "itu yang kerja di dalemnya apa ga cape ya, ngeluarin duit mulu"
B : ??



other scene will be update if i remember

lik diyu call my second sister (husna) with kunang
and my second brother (azhar) as kuda, based on his habit, never stay at home.

lik diyu is export quality loooh. " pahlawan devisa negara" -> TKW along 7 years
her boss usually call her via hp, ask (force maybe) her to come back to Saudi Arabia.

her boss ever call that he was in Bali. and will carry her up. send plane ticket.

ah. but it was canceled. she refuse. she choose to stay in Indonesia, helping my mother and accompany me here. alhamdulillah..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat"nya" tetap di koridor syari'at

Bismillah.. Pertanyaan ini diajukan ke murabbi SMP-ku waktu liqo di rumahnya “ustadzah, kenapa ga cepet nikah,?” Waktu itu ustadzah wajahnya pias dan dia menjawab “Untuk ustadzah, menikah itu sama sepert kita membangun peradaban bil, nanti dari rahim ustadzah lahir jundi-jundiyah yang membela agama Allah” , “ustadzah sempet dinasihatin orang tua karena ustadzah nolak bebrapa orang, tap ustadzah ga mau main-main untuk hal ini”dan waktu itu gue ngangguk puas. Jawaban murabbi gue itu emang majleb-jleb.. sejak itu gue  punya frame bahwa pernikahan adalah hal yang sacral.. Sama sakralnya dengan jaln mencapai sana.. :’( Sederhana memang, kata menjaga, tapi semacam ... Bayangkan, ketika harus selalu pura-pura lupa, pura-pura biasa, pura- pura ga denger kata sekitar, dan pura-pura baik-baik saja. Waktu: Menolak halus saat di jemput distasiun dengan mobilnya setelah capek perjalanan 10 jam St Senen- Jogjakarta Menjawab SMS dengan berkali-kali hapus-ketik, mencari...

Hi-Pop HI-Quality

Bismillah.. Jangan coba coba sentuh hatiku, Kalau kau tak niat serius Bila ku benar benar jatuh cinta. Apa kau mau tanggung jawab? Bukan berarti ku tak suka kau dekati aku. Tapi aku takut, kau hanya memberiku harapan palsu Apakah kau menaruh hati padaku,Dan berniat menjadikan aku : "Kekasih halalmu" Jangan coba coba dekati aku Hanya karena kau ingin tahu .Bila ku benar benar jatuh cinta Kupasti kan slalu setia :) Belakangan, gue seneng banget ada genre music baru yang unik kayak di atas, Hi-Pop, Hi-Quality HIjabers dan cantik2 bingit. Berkualitas lah. terlepas dari nyinyiran hijabers yang tabaruj, musik haram, suara aurat, masih ada itikad baik yang dibawa. "Bersyiar melalui Syair"  misi-nya Lagipula untuk menyentuh  harus pas caranya,  disamakan kastanya lah -kalo bahasa temen kontrakan gue :p dan seriously, i'm fall in love on their style. nama timnya Noura, searching-serching d u-tub nemu yang versi lama, JADE. sebelum Noura ...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026