Langsung ke konten utama

hamasah!!!

Bismillah..

kalau letih, istirahatlah.
Beri porsi sebentar untuk matamu menyapu ke cakrawala yang lebih jauh
Sayang,cobalah menerawang lagi sebelum nanti kembali menata batunya satu-satu.

Terawang tentang mimpimu
Terawang lagi tentang gerbang yang dibuka sekali dengan berjuta orang mengantri melewatinya ,ups maaf maksud ny saling sikut menyikut berlomba satu sama lain.

Omong-omong, akankah kamu kehilangan hal2 lalu yang bisa bikin kamu jadi bara?
Memang ga akan kembali, simpan saja semuanya sayang.
Simpan saja. tapi jangan bersama rasa malumu,karena belum lebih baik dari pribadi sebelumnya.
Ingatkah,
kamu berbeda?
Kamu sudah harus lebih dewasa.

Oh iya,
Jadi inget rasulullah..
Yang sudah dijamin masuk syurga,
yang paling mulia
yang banyak pendukungnya saja,
harus dilempar kotoran unta dan tanggal dulu giginya.
Sedangkan kita? jadi ga enak deh punya mimpi tinggi2.

Aku pengen sukses. Kamu juga kan?
Okeee,Akui dulu kita belum sukses.
Tapi Seperti nya, berprilaku seperti orang sukses akan membantu banyak.
Satu sja.
Satu sifat ini,
Tidak kenal mati.

-semangat ya sayaaang :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Membuat"nya" tetap di koridor syari'at

Bismillah.. Pertanyaan ini diajukan ke murabbi SMP-ku waktu liqo di rumahnya “ustadzah, kenapa ga cepet nikah,?” Waktu itu ustadzah wajahnya pias dan dia menjawab “Untuk ustadzah, menikah itu sama sepert kita membangun peradaban bil, nanti dari rahim ustadzah lahir jundi-jundiyah yang membela agama Allah” , “ustadzah sempet dinasihatin orang tua karena ustadzah nolak bebrapa orang, tap ustadzah ga mau main-main untuk hal ini”dan waktu itu gue ngangguk puas. Jawaban murabbi gue itu emang majleb-jleb.. sejak itu gue  punya frame bahwa pernikahan adalah hal yang sacral.. Sama sakralnya dengan jaln mencapai sana.. :’( Sederhana memang, kata menjaga, tapi semacam ... Bayangkan, ketika harus selalu pura-pura lupa, pura-pura biasa, pura- pura ga denger kata sekitar, dan pura-pura baik-baik saja. Waktu: Menolak halus saat di jemput distasiun dengan mobilnya setelah capek perjalanan 10 jam St Senen- Jogjakarta Menjawab SMS dengan berkali-kali hapus-ketik, mencari...