Langsung ke konten utama

Reflkesi kesalahan untuk bangkit kembali,

 Bismillahirrahaminirrahim..


27 Juli 2021- 1 Maret 2021 >> hemm udah berapa hari ini CLTP? 147 hari! Hampir 4 bulan , means 4/28 atau 1/7 perjalanan 

Ya Allah belum ada gebrakan ini padahl ga ngapa-ngapain kan? 16 Mingu menganggur. Padahal to be honest ada banyak hal yang harus dipegang @halaleats.id @surelysyari dan @plego. id yang harus didevelop dan dikerjakan. In sya Allah perhari ini gue bakal lebih serius nih dan mulai dikit-dikit, minimal perihal Fesbuk yang masih ke lock itu yang bikin gue ga gerak nih,


Well, today, ada hal yang bikin gue sedih, ya trelepas dengan kematian Ayam di tumah Jogja yang ditemukan terbujur kaku, dimana gue adalah orang pertama yang tau.

Kali ini lebih sediih, tadi ngecek hafalan Attoriqnya Nuruz ilaaang, huhuhuh, itu padahl surat kesukaanya Nuruz jaman dia masih 2 tahun dan sekarang ilang, belum nambah dan ga bisa mempertahankan. mersa gagal banget dong gue sebagai ibu yang setiap hari dirumah, ga ngapa-ngapain :'((((

Sekarang gue harus lebih serius menyusun leaning plan buat anak itu, paling tidak sbb:

1. Murajaah bersama Abinya Juz 30

2. Menambah hafalan habis maghrib

3. Belajar bahasa Arab 1 halaman

4. Belajar Bahasa inggris 15 menit dengan pendampingan 

5. Art - Mewarnai dan menggambar 

6. History islam dan sirah nabawiyah

Kemandirian:
1. Makan Sendiri

2. Minum Sendiri

3. Mengembalikan makanan dan minuman sendiri


4. Memastikan sudah tidak ngompol di malam hari dengan mengajak ke KM saat Mid Night (meskipun ngantuk)

5.  Bertanggung Jawab dengan barang-barangnya: Baju kotor, sisa makanan yang jatuh, piring dan gelas serta segala hal yang dimainkan 

Well, bismillahirrahmanirrahim, in sya Allah pendampingan belajar Nuruz dan Aisha mulai sekarang akan lebih baik lagi





Yang bertekad lebih lagi,

Sabila di Jogjakarta






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Membuat"nya" tetap di koridor syari'at

Bismillah.. Pertanyaan ini diajukan ke murabbi SMP-ku waktu liqo di rumahnya “ustadzah, kenapa ga cepet nikah,?” Waktu itu ustadzah wajahnya pias dan dia menjawab “Untuk ustadzah, menikah itu sama sepert kita membangun peradaban bil, nanti dari rahim ustadzah lahir jundi-jundiyah yang membela agama Allah” , “ustadzah sempet dinasihatin orang tua karena ustadzah nolak bebrapa orang, tap ustadzah ga mau main-main untuk hal ini”dan waktu itu gue ngangguk puas. Jawaban murabbi gue itu emang majleb-jleb.. sejak itu gue  punya frame bahwa pernikahan adalah hal yang sacral.. Sama sakralnya dengan jaln mencapai sana.. :’( Sederhana memang, kata menjaga, tapi semacam ... Bayangkan, ketika harus selalu pura-pura lupa, pura-pura biasa, pura- pura ga denger kata sekitar, dan pura-pura baik-baik saja. Waktu: Menolak halus saat di jemput distasiun dengan mobilnya setelah capek perjalanan 10 jam St Senen- Jogjakarta Menjawab SMS dengan berkali-kali hapus-ketik, mencari...