Langsung ke konten utama

Tuhan ekspektasi


Bismillahirrahmanirahim..

a happiness, a sadness, hope full and  consciousness do start after you build "it",
let see the simple case.
when your daddy getting  sick. you are worry and feel so lose. a big man who gives every thing  is  laying on the bad. all you can do just pray that his sickness transferred to your own body. ya.. happens because of your expectation that  a super man as him is never sick..
when you lost some one you love, like your man. it hard to say bye. the reason is you stuck with your expectation that he keep in your line. accompany u all a day. 
atau, ketika lo kecewa sama orang, hal sesederhana apapun yang melenceng dari apa yang lo kira. jangan salahkan orang itu sepenuhnya. bisa jadi karena ekspektasi lo yang terlalu tinggi. again, an expectation
juga terjadi waktu lo jatuh cinta, lo sakit ketika dia sakit, lo seneng ketika dia seneng, that feeling do start after you build it  ekspektasi dari terlalu percaya diri mengaku-ngaku kalo dia bagian dari hidup elu.

saat elu punya harap masuk dalam jajaran tertinggi. elo bahagia, karena disana berdiri mimpi lo. apapun yang dilakuin feel easy. dengan banyak perhitungan dan yakin sepenuhnya elu diatas rata-rata. sayangnya ketika hasil beda, elu jatuh. benci melihat mimpi-mimpi lagi. padahal sepeuhnya karena permainan tuhan ekspektasi.

kamu usaha lalu doa. tuhan yang berhak nentuin. tidak perlu mensketsa apapun. kecuali effort terbaik.
. expect nothing, you never let hurt killing you and be surprised of some thing
intinya, jaga si ekspektasi jangan bikin dia melampaui tugas tuhan.
terimakasih.

Komentar

  1. boleh merencanakan, tapi yang melaksanakan Ya Allah :)

    BalasHapus
  2. rencana itu 1 dari 3 pilar, sebagai pengejawantah harap disamping takut dan cinta dalam konteks ibadah.. jadi kapan ja rencananya ? :p

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Sebuah refleksi dari buku : All I need to know is what i learned in Kindegarten- chapter 1

 Bismillah, Buku pada judul yang ku sebut diatas didapatkan sesuai dengan rekomndasi dari Bpk Anies Baswedan pada live tiktok di masa kampanyenya. Aku as the one who take a part in this condition, nurturing a baby, a 7 y.o boy and a 5 y.o daughter been feel so relate.  Apalagi mengingat throw back momen, bahwa saat ta'aruf session di perjalanan menuju lepas lajangku, aku bersedia melepas atribut BUMN dan mau pulang ke akar rumput menjadi guru TPA. Sebuah hal yang tidak mengerti oleh gurunda yang menjadi penyambung aku dan suami di kala itu. Karena aku ingin, anak-anak TPA yang identk dengan sesuatu yang tidak berkelas mendapat akses global society. alhamdulillah, bener saja, harapanku sekarang.. membangun sebuah bisnis untuk anak usia dini.. Oks, back to the topic, let me start Memang menarik, mendidik value pada masa anak-anak sekarang adalah elemental. menjadi bagian untuk ambil peran dari human society Menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi pewujud doa setiap hari, mutaqqi...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026