Langsung ke konten utama

Menjadi tempat cerita adalah keniscayaan..

Bismillahirrahmanirrahim..

Menjadi tempat cerita adalah keniscayaan..
apalagi tentang VMJ.
Nah, kalo sudah kita berhubungan dengan ini. mari melihat bahwa ini PELUANG
peluang untuk pendampingan dan mengarahkan
dan konsekuensinya harus  menyikapi dengan sebijaksana mungkin right?
  • kalo galak2 dan tegas atau ngasih langsung make ayat-> si pelacur (pelaku curhat) bisa kabur dan takut
  • kalo lembek dan manggut-manggut aja...-> fix malah melihat ini sebagai allowance dan merasa  dibenarkan atas perilakunya
so, posting ini akan berguna ketika ada orang nyamperin lo dengan permulaan, sejenis ini..

Dia tuh perhatian banget mba. suka ngingetin tahajud, duha, puasa, liqo juga dan mastiin aku ikut agenda-agenda da'wah. Termasuk daftar pemandu AAI
aku tuh sante banget ko, cuma nanggepin biasa aja. Tapi emang sih kelamaan jadi panjang kayak gini.
Susah banget lepasnya. aku tuh udah usaha banget biar ga smsan lagiii...tapi kalo aku berhenti sms, nanti bakal ngira aku marah, atau kenapa-kenapa...

 This! Scene yang bisa lo coba...

Scene 1
A: iya mba orangnya soleh . beneran deh.
B: Tau dari mana?
A: sering ikut forum-forum kita juga kok.
B: Yakin? emang tau hafalannya berapa?
A: mmm...
B:Tahsinnya gimana? hamsnya?
A:mm..
B: makhraj kaf dan kofnya sudah benar? bacaannya udah ga ada  yang tawalud kan?
A:m..
B: hukum idgom udah oke? atau gorib?
A:...
B:Intensitas dia sama qur'an seberapa dekat?
A:...
B:Tilawahnya? sehari berapa juz?
A:...
A:...B:Kelompok binaanya berapa?
A:...


Scene 2
A: Tapi dia tuh perhatian banget mba..
B:perhatian gimana?
A: ngingetin ibadah, liqo, kajian, sedekah, juga..
B:emang sama kamu doang?
A:mmm...
B:Jangan-jangan itu sms forwardan...
A:mm.. Tapi namaku disebut ko..
B: loh kamu yakin? tau aplikasi Go SMS Pro di Android? mba, juga sering ko ngingetin binaan make broadcast tapi nama bisa  disebut satu persatu..
A:mm.....
B: Berarti kamu harus ikhlas dia baik ke siapa aja..
A:...


Scene 3

A: Dia serius sering ngomong tentang masa depan.

B:misalnya?

A: ya gitu.

B: Ya udah, kalo memang serius, biarkan dia ketemu langsung sama ayah mu sekarang. Mba, bantu SMS ke dia deh.

A: Jangaan mbaaaaaa..............!


Scene 4
A: Jadi gimana mba?
B:Kamu siap nikah sekarang?
A: Enggaaaaaaa...
B: ya udah. udahaaan -.-
A:............

Scene 5

A: Jadi gimana mba?
B:Kamu siap nikah sekarang?
A: Siaaaaap... Insya Allah aku mau mba, bikin hubungan kayak gini jadi halal
B: Oke sip.any way, Menikah itu lebih dari  sebatas halal say. Tapi melayani.. melayani makannya, capeknya, cucianya, anak-anaknya, keuangannya..
A: Insya Allah..
B: Kamarmu sudah rapi?
A: ...
B: Pengelolaan uang jajan, belanja mu sudah beres?
A:..
B:sudah ga terbiasa beli makan di warung kan?
A:..
B: Tumpukan baju kotormu sudah dicuci? dan ga ngelondry kan?
A:...


mungkin contoh diatsa ekstrim banget.
ah... sudahlah, saat mendengarkan cerita memang selalu menjadi masa-masa menyenangkan.
Poin pertama untuk case ini, percaya dengan pelaku cerita. Sesungguhnya, dia sudah sangat tahu hukum dan ketentuannya. Cuma perlu diingatkan.. dan merasa ada yang terus menguatkan.
Teman-teman dan adik kita yang sedang dibuai VMJ, tidak jauh dari salah kita... yang arogan tidak banyak mmeberi waktu untuk melayani dan memperhatikan.
Semoga Allah senantiasa menguatkan langkah kita,dan mereka yag sedang dilanda virus itu.
Allahs edang sayang sama mereka, diuji dititik yang mereka lemah. bisa jadi bagian kita berbeda dimana kita sepele disana.

Saling mengingatkan, saling mendoakan :)






Mata-Hari
Salam Rinduuuu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Sebuah refleksi dari buku : All I need to know is what i learned in Kindegarten- chapter 1

 Bismillah, Buku pada judul yang ku sebut diatas didapatkan sesuai dengan rekomndasi dari Bpk Anies Baswedan pada live tiktok di masa kampanyenya. Aku as the one who take a part in this condition, nurturing a baby, a 7 y.o boy and a 5 y.o daughter been feel so relate.  Apalagi mengingat throw back momen, bahwa saat ta'aruf session di perjalanan menuju lepas lajangku, aku bersedia melepas atribut BUMN dan mau pulang ke akar rumput menjadi guru TPA. Sebuah hal yang tidak mengerti oleh gurunda yang menjadi penyambung aku dan suami di kala itu. Karena aku ingin, anak-anak TPA yang identk dengan sesuatu yang tidak berkelas mendapat akses global society. alhamdulillah, bener saja, harapanku sekarang.. membangun sebuah bisnis untuk anak usia dini.. Oks, back to the topic, let me start Memang menarik, mendidik value pada masa anak-anak sekarang adalah elemental. menjadi bagian untuk ambil peran dari human society Menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi pewujud doa setiap hari, mutaqqi...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026