Langsung ke konten utama

Keamniyahan Data read: Keamana dan penjagaan



Seberapa penting si harus jaga berkas.. data-data pribadi. 
Sering sudah dengan kata-kata amniyah-> membuatnya aman dan tidak terakses siapapun
gue pikir ada baiknya, melihat contoh secara Real. Daripada banyak daurah dan dapet tugas baca.
Lagipula, pengalaman jauh bisa ngajarin secara lebih berkesan dan bijak. 
nah, berikut dibawah contoh ke odong-an tersangka sebut saja maulia (nama asli) gue ambil dari blog pribadinya
semoga bisa jadi pelajaran bagi kita semua.
Fyi, Aktor dibawah emang bener2 ada, termasuk om imron yang sebenarnya. 

+6289656016205
(Jam 19.10 nge-check hp, ada misscalled dari nomer tak dikenal jam 18.41)
Gue sms duluan: Yes?
No-name: mf, udh ganggu anda, . .
G: Siapa ya?
N: mf, sya imron, . .tdi sya tdk sngaja bca krtas d'bungkus gorengan, ada fto, alamat, nd no ini, . . mf, . .
G: Hahahahaha. Halo om!!!!!!!!
N: mf, sya msh bocah, jngn d'pnggl om, . .hhe. maulia nurul hakim, jakarta 1994_10_2 kel. aren jaya, kec bekasi timur
G: Teraweh om haahahahaha!
N: ah stu aj gx traweh, . .hhe
G: Teraweh ntar aja ahaha. Baru nyampe rumah ini. Om kapan pulang? Dont forget oleh2 khas riau buat akyu
N: ri mana mang, . . cp yng d'riau
G: Lah emg dimana sekarang? -_-
N: pamulang, . .
G: Loh? -_-
N: emang ni cp, . .
G: Ini imron yg mana? -_-
N: mf, sya dpt no'r km dri krtas drtr ulang d' uin, d'bungkus gorengan, . .
Sumpah banget, gue punya om namanya Muhammad Imron Rosadi. Setiap 3 bulan sekali pasti ngehubungin gue dengan nomer yg beda2. Kerjanya berlayar kemana-mana, kebetulan sekarang lagi di Kepulauan Riau. Om Imron juga emang suka iseng kalo sms pasti ngelawak. Terakhir kali kontekan ngirimin foto kuntilanak lagi duduk sama lagi make-up depan kaca.......tapi ini bukan Om Imron yg itu. Salah orang............................................................

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Sebuah refleksi dari buku : All I need to know is what i learned in Kindegarten- chapter 1

 Bismillah, Buku pada judul yang ku sebut diatas didapatkan sesuai dengan rekomndasi dari Bpk Anies Baswedan pada live tiktok di masa kampanyenya. Aku as the one who take a part in this condition, nurturing a baby, a 7 y.o boy and a 5 y.o daughter been feel so relate.  Apalagi mengingat throw back momen, bahwa saat ta'aruf session di perjalanan menuju lepas lajangku, aku bersedia melepas atribut BUMN dan mau pulang ke akar rumput menjadi guru TPA. Sebuah hal yang tidak mengerti oleh gurunda yang menjadi penyambung aku dan suami di kala itu. Karena aku ingin, anak-anak TPA yang identk dengan sesuatu yang tidak berkelas mendapat akses global society. alhamdulillah, bener saja, harapanku sekarang.. membangun sebuah bisnis untuk anak usia dini.. Oks, back to the topic, let me start Memang menarik, mendidik value pada masa anak-anak sekarang adalah elemental. menjadi bagian untuk ambil peran dari human society Menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi pewujud doa setiap hari, mutaqqi...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026