Langsung ke konten utama

Attire #2

"promising my self, the next day, i gonna use that attire  as the Indonesian ambassador for the twice, the third until the fifth. i promise to reblog that attire in another country :)" (Mata Hari, Oktober 2014)

Nah, berhubung udah kadung ngepost itu, Alhamdulillah, Allah the almighty mengizinkan make attire itu kali ke dua di Malaysiaa..


 Duh Salah Foto, back ground bikin kaya supir bis. haha...

 Nah, here I am..




Join LIMA 2015 adalah sebuah kehormatan.  
Langkawi International Marine and Aviation Exhibition
Puluhan negara didunia hadir dan menampilkan performansi keren di udara..
*so sad, indonesia had an accident when they practiced in hercules 

 


Saya yang cupu ini jadi banyak belajar tentang urgensi pertahanan dan keamanan negara..
Pentingnya sebuah keserasian gerak antar negara.
dan PR untuk membangun ASEAN masih panjang.

Ko bisa Sabil attand? 
Jadi, invitationnya cukup mendadak.. Tanpa proses seleksi. Cuma nelpon, ngirim scan paspor dan CV, langsung dibiayai ke Malaysia. Sungguh, itu izin Allah.. 
Dan bukti hikmah keberkahan menjaga hubungan baik dengan banyak orang.. 

Acaranya memang sudah Maret yang lalu.. 
tapi bukankah pengalaman tidak akan pernah basi untuk dibagi?
Pengennya Manfaat  senantisa terbagi untuk yang membaca blog ini..

dokumentasi diambil dari kamera Iphone 5 yang sabil bawa digabung dengan punya Faishal..


Nah, detail storry will be told on following post yaaa...



Regards,

Mata Hari


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Sebuah refleksi dari buku : All I need to know is what i learned in Kindegarten- chapter 1

 Bismillah, Buku pada judul yang ku sebut diatas didapatkan sesuai dengan rekomndasi dari Bpk Anies Baswedan pada live tiktok di masa kampanyenya. Aku as the one who take a part in this condition, nurturing a baby, a 7 y.o boy and a 5 y.o daughter been feel so relate.  Apalagi mengingat throw back momen, bahwa saat ta'aruf session di perjalanan menuju lepas lajangku, aku bersedia melepas atribut BUMN dan mau pulang ke akar rumput menjadi guru TPA. Sebuah hal yang tidak mengerti oleh gurunda yang menjadi penyambung aku dan suami di kala itu. Karena aku ingin, anak-anak TPA yang identk dengan sesuatu yang tidak berkelas mendapat akses global society. alhamdulillah, bener saja, harapanku sekarang.. membangun sebuah bisnis untuk anak usia dini.. Oks, back to the topic, let me start Memang menarik, mendidik value pada masa anak-anak sekarang adalah elemental. menjadi bagian untuk ambil peran dari human society Menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi pewujud doa setiap hari, mutaqqi...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026