Langsung ke konten utama

Menjadi Kakak

Masya Allah, Alhamdulillah...

Hari ini Farhann, anak ke-3 ku, diimunisasi...


Karena jujur, tadinya pingin deh yang lebih aman tanpa demam seperti Mas dan Mbanya.. Tapi alhamdulillah, rezekinya Farhan ya, meski demam tapi ditemani sama Mas dan Mbanya, selain itu RS dekat rumah :D


Awalnya sedih dan panik, karena Abinya Farhan pulang malam, tetapi ternyata Allah mengganti sosok Abi dengan penerusnya. Nuruz, Masya Allah...


Saat Farhan rewel banget dan gelisah, demamnya timbul, ga mau ditaro sama sekali sedangkan tangannya ngejambak Umminya krn tidak nyaman.

Umminya yang dijambak sampe nunduk, sulit lepas, ga bisa makan dan minum, padahal adek Farhan juga ga berhenti minta nenen. Sedangkan di Haid hari ke-dua, tentu ASInya ga deras. Tapi Masya Allah, Allah mencukupkan.


Nuruz benar-benar menjalankan apa yang Umminya minta, tolong siapin obat, dia takar dan dia sterilkan juga diminumkan ke adiknya,

tolong buatin susu, Nuruz buatkan susu dan memastikan Umminya minum dengan sedotan.

Masya Allah, couldn't be more grateful.


Lately, setelah melihat HP, ternyata sulungku ini menjalankan amanah Abinya di WA.


"Abi, kayaknya pulang aja deh, Farhan rewel."

"Oke, Abi pulang ya, tolong selama Abi di jalan Nuruz jagain Adek dan Farhan."


Pantes, ia sempat lirih berkata,


"Ternyata cape, jagain adek."


Masya Allah, makasih ya anak soleh, semoga Allah memudahkan dan melapangkan hati Nuruz menjadi pemimpin di masa datang, yang murah hati."






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknisi IndiHome dan Seharian main game

 Bismillah Seharina full di luar, sampe battrei about to die. Dari ngurus BPJS TK, kantor polisi dan Bank. Nitip 3 anak ke ART dan Ipar tetangga.  Ya, ART nya megang sibocil 1 tahun. 2 Kakak nya main sebentar dan abis itu nge game sampe cape.  Dari jam 10 pagi sd jam 12siang. Astagfirullah. Pulang-pulang, w diemin. literally. ya kan mereka ga bisa menej diri. Padahal w udah bilang maksimal ada jamnya. Pada sore hari, datanglah 2 teknisi IndiHome. Yang satu lebih senior paruh baya, ditemani oleh yang lebih muda ya mungkin usia 20an. Sebagai orang yang senang basa-basi, setelah beberes, aku jamu mereka dengan yang ada di rumah.  DIatas meja makan, sambil menghabisi nata decoco di gelas mereka, ceritah tentang tanggung jawab yang mereka emban. Bersama dengan anak2 di kursi masing-masing, Ternyata mereka bekerja shift sore sd jam 1 malam dengan tanggung jawab penyelesaian tiket gangguan maksimal 24 jam dengan garansi layanan maksimal 3 bulan, target mengelola setelah ada...

Sebuah refleksi dari buku : All I need to know is what i learned in Kindegarten- chapter 1

 Bismillah, Buku pada judul yang ku sebut diatas didapatkan sesuai dengan rekomndasi dari Bpk Anies Baswedan pada live tiktok di masa kampanyenya. Aku as the one who take a part in this condition, nurturing a baby, a 7 y.o boy and a 5 y.o daughter been feel so relate.  Apalagi mengingat throw back momen, bahwa saat ta'aruf session di perjalanan menuju lepas lajangku, aku bersedia melepas atribut BUMN dan mau pulang ke akar rumput menjadi guru TPA. Sebuah hal yang tidak mengerti oleh gurunda yang menjadi penyambung aku dan suami di kala itu. Karena aku ingin, anak-anak TPA yang identk dengan sesuatu yang tidak berkelas mendapat akses global society. alhamdulillah, bener saja, harapanku sekarang.. membangun sebuah bisnis untuk anak usia dini.. Oks, back to the topic, let me start Memang menarik, mendidik value pada masa anak-anak sekarang adalah elemental. menjadi bagian untuk ambil peran dari human society Menyiapkan anak-anak kita untuk menjadi pewujud doa setiap hari, mutaqqi...

Ratusan Orang Menunggu Bantuan Tapi Sebenarnya sedang terusir di rumah

​bismillah, catatan hari ini, Aku meeting dengan pimpinan PMO PAUD Flores Timur. Menaungi 300 lebih PAUD yang hasilndiskusinya akan diadakan training mengenai cara belajar. Alhamdulillah  disambut baik, meski aku di Oxford, hatiku tertinggald i Indonesia. Ku habiskan energiku untuk mengabdi di negeri ini. Sekarang ku inginn curahkan dalam kondisi kwtidakpastian mengenai tenpat tinggal di UK karena kmrn ketemu aama  pihak manager alias land lordnya Memang idealnya di Uk itu satu anak dpt 1 kamar. Jadi disini, jumlah anak kami 4, tapi kamar hanya ada 2. Dan ada alasan lain kenapa kami harus dipertimbangkan utk pergi. Hari-hari disini dlam ketidak pastian tapi di lain hal mendapat banyak kesempatan untuk berbagi. Ya Allah beri kami kemudahan.. Oxford, 12 Maret 2026